Langsung ke konten utama

Wanna Cry Ransomware Disebar Acak

Serangan Wanna Cry Ransomware menghebohkan dunia. Sejak jumat, 12 Mei diperkirakan sekitar 100 negara terkena serangan ganas ini, termasuk Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, Wanna Cry Ransomware menyerang sistem IT Rumah Sakit Kanker Dharmais.
“Virusnya disebar random,” kata Rudi dalam program Primetime News, Metro TV, Jakarta, Minggum 14 Mei 2017.

Di Inggris, sebanyak 16 rumah sakit terpaksa tutup.  Sebab, saat  para pekerja rumah sakit berusaha untuk mengakses komputer, mereka menemukan tuntutan untuk memberikan USD300 (Rp4 juta) dalam bitcoin.


Mengenkripsi file dan menuntut tebusan adalah taktik yang biasa digunakan dalam serangan Wanna Cry Ransomware .

Pengamat Siber Ruby Alamsyah menuturkan, rumah sakit menjadi korban paling banyak lantaran komputer di instansi tersebut beroperasi selama 24 jam. Keamanan sistem operasinya pun tidak terjaga.

“Apalagi komputer untuk layanan, itu harus hidup setiap hari selama 24 jam,” ungkap dia.

Ruby khawatir serangan ransomware Wannacry ini belum sampai puncaknya. Ia meminta para pengguna komputer dan ahli IT untuk berhati-hati esok hari.
“Senin, di saat pengguna menyalakan komputer dikhawatirkan virus menyerang secara massif,” ujar dia.
Guna mengantisipasi serangan virus tersebut, pengguna diminta tidak terhubung dengan jaringan internet saat menyalakan komputer. Pengguna juga diimbau untuk memindahkan data ke USB.
Wannacry menginfeksi sebuah komputer dengan meng-encrypt seluruh file yang ada di komputer tersebut dan dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB bisa melakukan eksekusi perintah lalu menyebar ke komputer windows lain pada jaringan yang sama.
Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini apalagi komputer yang berada pada jaringan yang sama memiliki potensi terinfeksi terhadap ancaman Wannacry.
Dari tampilan diketahui bahwa Wannacry meminta ransom atau dana tebusan agar file-file yang dibajak dengan enkripsi bisa dikembalikan dalam keadaan normal lagi. Dana tembusan yang diminta adalah dengan pembayaran bitcoin yang setara dengan USD300. Wannacry memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Di samping itu juga memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu dimana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Video Mesum 'Sungguminasa Bergoyang' Gegerkan Gowa

Makassar - Warga Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dibikin geger dengan beredarnya video mesum dua sejoli di sebuah kamar yang diduga dilakukan oleh warga Gowa sendiri. Video hot itu berjudul 'Sungguminasa Bergoyang'. Video berdurasi 28 menit ini diduga tersebar via bluetooth dari ponsel ke ponsel milik warga Sungguminasa. Setelah beberapa hari beredar, aparat Polres Gowa akhirnya mengamankan perempuan yang ada dalam video tersebut, berinisial MA (19), di rumahnya, di sekitar kantor KPU Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Kamis (7/8/2008) kemarin. Dalam video tersebut, dua sejoli ini sedang berasyik-masyuk di sebuah kamar yang mirip kamar hotel. Kuat dugaan video itu direkam dengan menggunakan handycam disertai tripod. Kapolres Gowa AKBP Raden Purwadi ketika dihubungi detikcom, Jumat (8/8/2008) mengakui bahwa pemeran wanita dalam video mesum itu adalah warga kota Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Sedangkan pemeran prianya, menurut Raden, bukan wa...

Cara Membuat Iklan di Facebook Dengan Metode Pembayaran Bank Transfer

Iklan Facebook atau Facebook Ads adalah salah satu media yang dapat digunakan untuk meningkatkan bisnis Anda, dengan menawarkan produk dan layanan yang Anda jual. Beriklan di Facebook juga bisa menjadi salah satu strategi digital marketing yang ampuh atau juga bisa dibilang dengan facebook Marketing. Dalam membuat iklan, Facebook menawarkan beberapa metode dalam membayar tagihan iklan bagi para pengiklannya.

Cara Mengatasi dan Mencegah Virus Ransomware Wanna Cry

​Ransomware Wanna Cry  adalah sebuah virus malware yang akhir akhir ini mengemparkan dunia, virus ini menyebar melalui koneksi internet, dan yang terkena dampkanya adalah para pengguna OS Windows. Virus ini akan mengunci semua file di komputer korban dan jika mengiginkan filenya kembali korban harus membayar sebesar $400 sampai $600. Virus ini telah menyebar hampir diseluruh penjuru Dunia, bahkan yang terkena dampaknya bukan hanya komputer pribadi namun juga komputer publik seperti rumah sakit, bandara, dan bahkan komputer pemerintah, nah oleh karena itu kali ini saya akan memberikan sedikit tips mencegah masuknya virus Wanna Cry ini ke PC anda, dan jika sudah terlanjur saya juga akan memberika cara membebaskan PC dari serangan virus Wanna Cry ini. Mencegah Masuknya Virus Wanna Cry Pertama kita membahas pencegahan virus ini, karena mencegah lebih baik daripada mengobati, nah berikut adalah cara sederhana yang diharapkan mampu mencegah masuknya virus ini kendalam PC sobat, si...